MAHASISWA PRODI SDA MENGIKUTI LEADERSHIP CAMP BANK INDONESIA
  • akuatik
  • 18. 10. 2019
  • 0
  • 250

MAHASISWA PRODI SDA MENGIKUTI LEADERSHIP CAMP BANK INDONESIA

Meulaboh, Generasi Baru Indonesia, atau yang sering dikenal dengan nama GenBI ialah sebuah komunitas yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa terpilih yang berasal dari beragam latar disiplin ilmu dan keahlian, yang diyakini akan menjadi energi baru yang mampu memberikan kontribusi bagi negara dari berbagai universitas pada sebuah wilayah terpilih sebagai penerima beasiswa. GenBI ini berada langsung dibawah pimpinan oleh pihak Bank Indonesia sendiri.

Lewat GenBI mahasiswa terpilih tidak hanya mendapatkan beasiswa tetapi dibimbing untuk membagi energi bagi negeri dengan cara melakukan beberapa kegiatan aktivitas, yang melibatkan peran masyarakat didalamnya dengan memberikan pelayanan sepenuh hati. Dari segala banyak ragam kegiatan maupun aktivitas yang dilakukan, pada akhirnya bertujuan untuk membimbing mereka menjadi sebuah pribadi yang kreatif dan diarahkan untuk menjadi Agent Of Change serta garda depan Bank Indonesia yang membantu untuk memberikan informasi tentang kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (Front Lines) serta dipersiapkan untuk menjadi seorang pemimpin di masa yang akan dating (Future Leaders).

GenBI sendiri salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk meningkatkan kualitas mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. GenBI di bentuk pada tahun 2011. Begitu juga dengan GenBI yang ada di Univ Teuku Umar, khususnya dari prodi Sumber Daya Akuatik terdapat tiga mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Bank Indonesia dan secara otomatis tergabung kedalam keanggotaan GenBi, mereka adalah Said Radius, Yuni Sarah dan Nazli Raudhati. Untuk tahun ini GenBI mengadakan acara Leadership Camp di Banda Aceh sejak tanggal 11 sampai 13 Oktober 2019.

Leadership Camp ini adalah sebuah medan mengasah ketrampilan untuk menerapkan 7 Habits of Highly Effective People, teori kepemimpinan yang dikembangkan oleh penulis buku kenamaan Steven Covey. Metode Pembelajaran 4B dipilih sebagai dasar diselenggarakannya LC 2019. Metode ini memiliki 4 tahapan yaitu Bermain, Bergembira, Belajar, dan Berkembang. Leadership Camp ini juga menekankan pentingnya “karakter” bila ingin menjadi seorang pemimpin besar. Orang yang punya kekuasaan, akan ditakuti. Tapi orang yang punya karakter akan dipercaya. Modal utama untuk sukses dan menjadi pemimpin adalah dipercaya. Sedangkan modal untuk dipercaya adalah integrity atau kejujuran.

Para peserta digembleng dengan materi-materi soal kepemimpinan dasar. Selain belajar dan berdinamika bersama, para peserta juga merasakan pengalaman tinggal bersama-sama dengan fasilitas terbatas. Setiap malam mereka tidur berkelompok dalam tenda-tenda kecil tanpa kasur empuk, tidak ada jaringan listrik dan sinyal telpon, serta keterbatasan lainnya. Said Radius yang dihubungi setelah selesai mengikuti acara ini mengatakan “banyak sekali ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan dalam pelatihan ini, dimana ilmu ini akan sangat bermanfaat apabila diterapkan bersama teman teman lainnya di lingkungan Univ Teuku Umar”. (NBZ)

 

Lainnya :