FE UTU Deklarasikan Desa Teupin Panah, Kaway XVI Sebagai Desa Binaan
  • UTU News
  • 22. 10. 2019
  • 0
  • 273

MEULABOH, UTU - Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar (FE-UTU) melakukan kegiatan pendeklarasian Desa Teupin Panah sebagai desa binaan pengembangan perkrbunan sawit dan peternakan sapi terintegrasi yang berlangsung pada hari Minggu 20 Oktober 2019, di desa setempat, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Dr. Syahril, S.E., M. Si, selaku Wakil Dekan I FE UTU menuturkan bahwa melalui deklarasi ini kita lebih fokus pengembangan kegiatan baik soft skill maupun hardskill. Bentuk kegiatan yang saat ini sudah mulai dilaksanakan adalah penyuluhan kepada masyarakat dengan sasaran kelompok tani, dimana format yang dikembangkan kepada kelompok tani tersebut adalah konsep pengembangan pertanian sawit dan peternakan sapi terintegrasi.

Konsep ini dipilih karena desa Teupin Panah memiliki lahan perkebunan sawit garapan petani setempat saat ini sangat tinggi, serta potensi pengembangan lahan perkebunan yang masih tersedia. Namun karena merosotnya harga jual sawit masyarakat pada tahun 2019, mengakibatkan pendapatan masyarakat turun drastis dan daya beli juga melemah.

Konsep pertanian terintegrasi ini manawarkan solusi untuk menjawab permasalahan turunnya harga sawit yaitu dengan mengembangkan peternakan sapi di dalam perkebunan sawit mereka sehingga menambah peluang usaha baru dan diharapkan akan meningkatkan kembali pertumbunan ekonomi dan pendapatan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Dr. Syahril kepada media UTU.News menuturkan bahwa berdasarkan pengalaman beliau melakukan pengabdian masyarakat di Desa Teupin Panah tahun 2017 silam berupa pelatihan pengolahan pupuk organik dengan bahan lokal yang ada di desa untuk menurunkan cost perawatan sawit, didapati keluhan masyarakat saat itu adalah kelangkaaan pupuk dan mahalnya harga jual pupuk non-organik. Namun kendala sekarang sudah bergeser akibat dari merosotnya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) perkebunan rakyat yang berdampak pada lesunya gairah masyarakat untuk menggarap lahan perkebunan mereka.

Hal ini pula yang mendorong kita untuk melanjutkan pengabdian masayarakat disini dengan sasaran melakukan konsep pertanian terintegrasi antara perkebunan dan peternakan sapi dilahan yang sama. Konsep ini sebelumnya kita tawarkan kepada pihak Fakultas yang kemudian disahuti oleh Bapak Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar Bapak Dr. T. Zulham, S.E., M.Si yang langsung berkoordinasi dengan Rektor Universitas Teuku Umar agar desa Teupin Panah dijadikan sebagai desa Binaan Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar agar keberlanjutan program pembinaan ekonomi didesa tersebut terjaga. Lanjut Doktor Ekonomi jebolan FE Unsyiah ini.

Pengembangan ekonomi masyarakat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial pihak kampus terhadap perkebangan ekonomi masyarakat sekitar, sehingga kehadiran Universitas Teuku Umar sebagai source of inspiration di wilayah barsela terwujud.

Acara deklarasi yang melibatkan puluhan mahasiswa FE UTU ini di rangkai dengan kegiatan penyuluhan yang disampaikan oleh beberapa pemateri tentang pola pertanian terintegrasi, konsep mawah pada peternakan sapi serta konsep koperasi pertanian, tata cara penggemukan sapi disampaikan dengan tata cara pengelolaan keuangan dan modal usaha serta metode pemasaran berbasis online.

Kedepan kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pendampingan secara intensif terhadap kelompok tani dalam pemeliharaan sapi sampai dengan pemasaran hasil produk sapi nantinya kepasar dengan konsep pemasaran berbasis on line. Demikian kata Dosen senior FE UTU ini menyampaikan. (Aduwina/*).

Komentar :

Lainnya :