Dosen UTU Ikuti Konferensi Nasional Teknik Sipil di Unsyiah
  • UTU News
  • 22. 09. 2019
  • 0
  • 237

MEULABOH, UTU - Delapan dosen Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi pemakalah dalam "Konferensi Nasional Teknik Sipil (KONTEKS)" ke - 13 2019 yang berlangsung di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh.

Konferensi tahunan ini diselenggarakan untuk yang ketiga belas kalinya, setelah yang pertama kalinya diinisiasi oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) tahun 2007 silam.

Andi Yusra, S.T., M.T salah satu Dosen UTU yang menjadi pemakalah dalam konferensi tersebut kepada media UTU.News menjelaskan KoNTeKS merupakan kegiatan tahunan jurusan teknik sipil di seluruh Indonesia. Kali ini, KonTeKS dilaksanakan bersamaan dengan Aceh International Symposium on Civil Engineering (AISCE) 2 dan Musyawarah Nasional Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSI).

Ada sembilan perguruan tinggi yang terlibat pada kegiatan ini, yaitu Universitas Atma Jaya (Yogyakarta), Universitas Pelita Harapan (Jakarta), Universitas Udayana (Bali), Universitas Tarumanegara (Jakarta), Institut Teknologi Nasional (Bandung), Universitas Sebelas Maret (Solo), Universitas Trisakti (Jakarta), Universitas Katolik Soegijopranoto (Semarang), dan Unsyiah (Banda Aceh).

Konferensi yang selengarakan selama tiga hari, mulai 19 sampai 21 September 2019 ini merupakan hasil kerjasama antara Unsyiah dengan Konsorsium mengangkat tema "Inovasi Sains dan Teknologi dalam Penerapan Infrastruktur Berbasis Mitigasi Bencana dan Berwawasan Lingkungan" berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Adapun para dosen FT UTU yang mempresentasikan makalahnya dalam Konferensi Nasional Teknik Sipil (KONTEKS) 13 ini adalah Andi Yusra, S.T., M.T; Chaira, S.T., M.T; Meidia Refiyanni, S.T., M.T; Lissa Opirina, S.T., M.T; Zakia, S.T., M.T; Edi Mawardi, S.T., M.T; Veranita, S.T., M.T; dan Samsunan, ST, MT.

KoNTekS ke-13 menghadirkan keynote speakers dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Unsyiah. Lebih dari 200 makalah dipresentasikan pada pertemuan ilmiah ini dari berbagai universitas di Indonesia dan praktisi.

Makalah tersebut terdiri dari konsentrasi struktur, material, manajemen konstruksi, geoteknik, transportasi, infrastruktur, hidroteknik, lingkungan, dan mitigasi bencana.

Sejarah KONTEKS

Dikutip dari website resmi https://konteks.id/ hal yang melatarbelakangi konferensi ini adalah permasalahan pembangunan infrastruktur yang merupakan modal atau kapital dalam upaya peningkatan produktivitas perekonomian negara serta upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas.

Lebih dari itu, Infrastruktur juga merupakan social overhead capital. Infrastruktur tangguh bencana serta pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan yang berkelanjutan sangat diperlukan dalam upaya meminimalkan dampak negatif pembangunan infrastruktur terhadap lingkungan serta besarnya skala dan dampak kerugian bencana (capital loss) yang ditimbulkan.

Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut, dikembangkan berbagai teknologi berbasis material lokal dan alami dalam pembangunan infrastruktur. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Pemerintah telah memiliki kebijakan nasional dalam mitigasi bencana. Diantaranya adalah meningkatkan kemampuan manajemen bencana di tingkat daerah, dukungan regulasi, pengetahuan, kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat, media, komunitas dan perguruan tinggi dalam manajemen bencana, serta mendorong pembangunan Green Construction dan Green Infrastuctures di Indonesia. (Aduwina).

Komentar :

Lainnya :