Akademisi UTU Latih Aparatur Desa Puuk Tentang Perpajakan Dana Desa
  • UTU News
  • 18. 10. 2019
  • 0
  • 490

MEULABOH, UTU - Tim hibah pengabdian Universitas Teuku Umar yang terdiri dari Zainal Putra, SE MM (Ketua Tim), serta anggota tim Cut Devi Maulidasari MM, melaksanakan program pelatihan mengenai perpajakan dana desa kepada aparatur gampong. Program ini dilaksanakan di gampong Puuk Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat, Kamis (17/10/19).

Ketua tim pengabdian, Zainal Putra SE MM, mengatakan pelatihan ini fokus mengenai bagaimana tata cara perpajakan dalam pengelolaan keuangan desa, karena selama ini aparatur gampong masih merasa bingung terhadap hal ini. Adapun dasar hukumnya adalah Pasal 58 Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang menyatakan bahwa setiap pengeluaran kas desa yang menyebabkan beban atas anggaran belanja desa dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Zainal Putra menambahkan pemotongan pajak atas pengeluaran kas desa mencakup atas beban belanja pegawai, belanja barang/jasa dan belanja modal. Adapun jenis pajak terkait pengelolaan dana desa berupa: PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 4 ayat (2), PPN dan Bea Materai.

Lebih lanjut, dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah gampong dalam mematuhi kewajiban perpajakan dana desa, dan menghindari secara dini potensi terjadinya masalah hukum di kemudian hari. Kata Zainal Putra.

Program yang melibatkan 6 orang mahasiswa dari Prodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi UTU, yakni: Fani Sriwahyuni, Srilia Afrida, Taufiqurrahman, M Adam Putra Setiawan, Zaini dan Zulfahmi itu diikuti 20 orang peserta dari unsur aparatur desa. Para peserta terlihat antusias mengikuti program ini dan berlangsung tanya jawab dan diskusi seputar perpajakan dan dana desa.

Sementara itu, Keuchik Gampong Puuk, Husaini dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada tim pengabdian UTU yang telah bersedia memilih gampong mereka sebagai mitra pengabdian. Diharapkan di masa mendatang dalam rangka percepatan pembangunan di desanya, agar dapat dijalin kerja sama yang erat antara Gampong Puuk dengan pihak UTU.

Sementara itu Yerpi Yanda, salah satu peserta pelatihan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Gampong Puuk, mengakui bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena telah membuka cakrawala pengetahuan bagi mereka terkait berbagai regulasi pajak dan tata cara perhitungan teknis perpajakan dana desa. (Aduwina).

Komentar :

Lainnya :