• Prodi Ilmu Kelautan
  • 16. 12. 2019
  • 112

SEJARAH PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN

 

Sejarah berdirinya Program Studi Ilmu Kelautan FPIK Universitas Teuku Umar berdasarkan pertimbangan RENSTRA FPIK Universitas Teuku Umar tahun 2014-2018. Pada saat itu, Universitas Teuku Umar mengalami perubahan status dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi perguruan Tinggi Negeri dibawah Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan Tinggi. Latar belakang lahirnya Jurusan Ilmu Kelautan FPIK-UTU adalah urgensi core product Universitas Teuku Umar yakni Agro & Marine Industry dengan karakteristik geografi Barat Selatan Aceh (BARSELA) yang bersentuhan dengan pesisir dan laut yang luas berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Hal ini posisi strategis penempatan Universitas Teuku Umar yang berada di Kawasan Pesisir Barat Selatan Aceh (BARSELA) dengan keanekaragaman hayati laut yang tinggi tepatnya di wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP 572).

Pada tahun 2016 dibawah kepemimpinan Bapak Dr. Edwarsyah, SP., MP selaku Dekan FPIK-UTU pada saat itu membentuk Tim Pengusulan Program Studi Ilmu Kelautan yang diketuai oleh Bapak Mohamad Gazali, S.Pi., M.Si. Tim tersebut bekerja keras menyusun Borang Pengusulan Program Studi Ilmu Kelautan sesuai dengan Instrumen Akreditasi Prodi. Pada tahun 2016, dokumen pengusulan Prodi Ilmu kelautan ditolak oleh asesor karena ada beberapa dokumen yang kurang memenuhi syarat pendirian prodi baru. Pada tahun 2017, dengan tim yang sama merevisi dan melengkapi kekurangan dokumen borang pengusulan Prodi sesuai dengan komentar Asesor pusat sehingga pada tanggal 10 Juli 2017 disampaikan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan pendidikan Tinggi Nomor 397/KPT/1/2017 Tentang Izin Pembukaan Program Studi Ilmu Kelautan Program Sarjana Pada Universitas Teuku Umar di Meulaboh yang ditandatangani oleh Bapak Prof. Ainun Naim Ph.D, M.B.A selaku Sekretaris Jenderal. Pada Tanggal 25 Oktober 2018, Bapak Mohamad Gazali, S.Pi., M.Si diangkat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Kelautan dan dilanjutkan dengan Sekretaris Jurusan, Ibu Ika Kusumawati, S.Kel., M.Sc. 

Dalam perkembangan Program Studi Ilmu Kelautan yang sudah memiliki mahasiswa Angkatan Pertama tahun Ajaran 2018 berjumlah 56 Orang mahasiswa dan Angkatan kedua tahun ajaran 2019 memiliki jumlah mahasiswa 37 orang. Dosen Program Ilmu Kelautan berjumlah 9 orang dosen Tetap. Tahun 2018, 1 orang dosen tetap sudah melanjutkan Program PhD ke NYSU Taiwan. Setiap tahun, Prodi melaksanakan sosialisasi Program Studi di Wilayah Barat Selatan Aceh (BARSELA). Saat ini, Dekan FPIK UTU Prof. Dr. M.Ali S., M.Si melakukan berbagai terobosan baru mulai dengan melaksankan Workshop E-learning dalam Proses Belajar Mengajar dan setiap dosen ditekankan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang Kelautan sehingga menghasilkan output (luaran) yang mendukung Akreditasi Program Studi Kedepan.

Kedepan Program Studi Ilmu Kelautan mempersiapkan diri untuk menghadapi persiapan Akreditasi Program Studi sehingga menghasilkan lulusan yang berkompeten siap bekerja pada berbagai sektor formal dan non formal seperti Kementerian/Dinas Perikanan dan kelautan, SMK Pesisir, LIPI, BATAN, LAPAN, BBPT, BMKG, Angkatan Laut, WWF, WCS, Lembaga Adat Laot, BASARNAS, Konsultan, dan Instansi terkait. Selain itu, lulusan juga memiliki jiwa entrepreneurship dapat membuka usaha di sektor marikultur.

Komentar :